
Jurusan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Sejarah Peradaban Islam (SPI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan rapat tindak lanjut hasil Audit Mutu Internal (AMI) tahun 2025 pada Selasa, 30 September 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis jurusan dalam memperkuat mutu akademik sekaligus memastikan keberlanjutan proses peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan PJJ SPI.
Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran tim PJJ SPI, di antaranya Ketua Jurusan PJJ SPI Hasbiyallah, M.Si., Sekretaris Jurusan Varidlo Fuad, M.Pd., Gugus Mutu Jurusan Anwar Nuris, M.Si., serta para tenaga pendidik yakni Fika Hidayani, M.Hum., dan Denny Santika, M.A. Kehadiran para dosen dan pengelola jurusan dalam forum ini menunjukkan keseriusan dan sinergi tim dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil AMI.

Audit Mutu Internal (AMI) sendiri merupakan mekanisme evaluasi yang dilakukan secara rutin oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Tujuan utama AMI adalah memastikan bahwa seluruh standar akademik, administrasi, dan tata kelola program studi berjalan sesuai dengan pedoman serta indikator penjaminan mutu perguruan tinggi. Oleh karena itu, tindak lanjut dari hasil audit menjadi langkah penting untuk memperbaiki sekaligus mengoptimalkan kualitas akademik.
Dalam rapat tersebut, berbagai strategi peningkatan mutu akademik dibahas secara mendalam. Beberapa poin penting yang menjadi sorotan antara lain evaluasi terhadap proses pembelajaran, penguatan sistem manajemen akademik berbasis teknologi digital, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa PJJ.

Ketua Jurusan PJJ SPI Hasbiyallah, M.Si. menegaskan bahwa seluruh jajaran jurusan memiliki komitmen kuat untuk menjadikan PJJ SPI sebagai program studi yang unggul dan kompetitif. “Dengan semangat kebersamaan dan kekompakan tim, kami optimis seluruh strategi yang dirancang dapat diimplementasikan secara efektif, sehingga mutu akademik jurusan ini terus meningkat dari tahun ke tahun,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa tindak lanjut AMI bukan hanya sebatas memenuhi standar penjaminan mutu internal, melainkan juga bagian dari tanggung jawab akademik untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi mahasiswa. Dengan demikian, hasil rapat ini diharapkan dapat menjadi pijakan nyata bagi keberlanjutan program peningkatan mutu di masa mendatang.
Melalui rapat tindak lanjut AMI 2025 ini, Jurusan PJJ Sejarah Peradaban Islam menegaskan posisinya sebagai bagian integral dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang berkomitmen penuh terhadap mutu pendidikan tinggi, sekaligus berperan aktif dalam mewujudkan visi universitas sebagai kampus siber yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.