PJJ Sejarah Peradaban Islam Hadiri FGD Review Kurikulum UPT PJJ UINSSC: Wujudkan Kurikulum Digital Berbasis OBE dan Micro Credential

Cirebon, 21 Oktober 2025 – Program Jarak Jauh (PJJ) Jurusan Sejarah Peradaban Islam (SPI) turut hadir dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Review Kurikulum yang diselenggarakan oleh UPT Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 20–21 Oktober 2025, bertempat di Grage Hotel Cirebon, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

FGD tersebut menjadi langkah strategis kampus dalam memperkuat arah pengembangan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) sekaligus merespon Permenristekdikti Nomor 39 Tahun 2025 tentang standar nasional pendidikan tinggi berbasis kompetensi dan fleksibilitas pembelajaran digital.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pimpinan dan pejabat kampus, di antaranya Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag.,; Kepala Biro Akademik, Keuangan, dan Umum, Dr. H. Susari, M.A.; Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, S.E., M.Si.; serta perwakilan dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Kepala UPT PJJ, Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu Digital, Wakil Dekan Bidang Akademik setiap fakultas, hingga Ketua dan Sekretaris Jurusan PJJ di lingkungan UINSSC.

Kegiatan hari pertama (20 Oktober 2025) difokuskan pada empat sesi utama yang seluruhnya dipandu oleh Dr. Dadan Rahardian, S.T., M.M.
• Sesi 1: Strategi Penyelarasan Kurikulum PJJ Berorientasi OBE Merespon Permenristekdikti No. 39 Tahun 2025
• Sesi 2: Lanjutan Penyelarasan Kurikulum PJJ Berorientasi OBE
• Sesi 3: Sinergi Program Micro Credential dalam Kurikulum PJJ UINSSC
• Sesi 4: Lanjutan Sinergi Program Micro Credential dalam Kurikulum PJJ UINSSC
Empat sesi tersebut membahas bagaimana PJJ UINSSC dapat menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan zaman digital, tanpa meninggalkan esensi capaian pembelajaran lulusan. Fokus utama terletak pada integrasi micro credential sebagai bentuk pembelajaran fleksibel dan pengakuan kompetensi lintas program.

Pada hari kedua (21 Oktober 2025), kegiatan berlanjut dengan FGD Review Kurikulum yang dipimpin oleh H. Toheri, M.Pd. dari Tim Jurusan PJJ. Sesi-sesi yang digelar meliputi:
• Sesi 5: Review Profil Lulusan, Deskripsi Lulusan, dan Rumusan CPL Kurikulum PJJ UINSSC
• Sesi 6: Penetapan Bahan Kajian, MK, Pembobotan SKS, dan Analisis Keselarasan CPL-Bahan Kajian-MK
• Sesi 7 & 8: Analisis Kebutuhan Regulasi Tata Kelola Kurikulum dan Perkuliahan Berbasis LMS di PJJ UINSSC
Diskusi ini menekankan pentingnya sinkronisasi antara profil lulusan, capaian pembelajaran (CPL), dan mata kuliah yang ditawarkan agar mampu menjawab kebutuhan dunia digital dan industri pendidikan tinggi siber.

Kehadiran PJJ Sejarah Peradaban Islam dalam forum strategis ini menjadi bentuk nyata komitmen jurusan untuk terus beradaptasi dengan kebijakan dan arah baru pendidikan tinggi siber. Melalui partisipasi aktif dalam setiap sesi, tim PJJ SPI turut memberikan masukan konstruktif terkait relevansi mata kuliah sejarah dan peradaban Islam dengan pendekatan OBE serta penguatan literasi digital bagi mahasiswa.

Dengan terselenggaranya FGD Review Kurikulum ini, diharapkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dapat menghasilkan kurikulum PJJ yang adaptif, terstandar, dan berdaya saing global, sejalan dengan visi kampus sebagai Cyber Islamic University pertama di Indonesia.

Scroll to Top